Istilah "terlarang" digunakan secara provokatif oleh Ippho Santosa untuk menunjukkan bahwa isi buku ini berfokus pada aspek-aspek yang sering diabaikan oleh mayoritas orang yang terlalu bergantung pada otak kiri (logika, keteraturan, dan algoritma). Buku ini membongkar rahasia bagaimana kreativitas, intuisi, empati, dan spiritualitas menjadi kunci utama dalam meraih keberhasilan 80% lebih cepat. Intisari 13 Wasiat Terlarang

Untuk menemukan inovasi dan strategi pemasaran yang "di luar kotak".

Menggunakan analogi unik, seperti "permainan catur," untuk menggambarkan cara berpikir yang tak terduga dalam menghadapi persaingan.

Membaca buku ini adalah investasi untuk mengubah pola pikir dari "karyawan otak kiri" menjadi "pemenang otak kanan" yang mampu melihat peluang di mana orang lain melihat hambatan.

Intisari Buku 13 Wasiat Terlarang Ippho Santosa Oleh - Scribd